T-Day

Ayam kalkun makan tak tahu apa,
petani ke sawah membawa pangkur.
Walaupun jauh dan jarang berjumpa,
atas persahabatannya kami bersyukur.

Troef

Bendera loentoer tak berkibar,
layang-layang tak melayang.
Saoedara melantoer atas mimbar,
yang tersayang tak terbayang.

Petindju digebuk sampai merajang,
selesainja pertandingan masih lama.
Jang terdjadi kemarin tak terbajang,
Trump atau Clinton ternjata sama.

Mana Hayam Wuruk?

Hujan membawa angin sejuk,
kapal layar pulang masuk teluk.
Kadang-kadang perlu dibujuk,
hidup di Krungthep tidak buruk.

Pantun Pernikahan program CLS

Pantun tentang Mbak Annisa [Mas Rizal]
Panas terik tak menahan kaki
Untuk mencari batu tujuh warna
Mas Garik rupanya terima banyak rezeki
Mendapat bidadari yang cantik jelita

Pantun tentang Mas Garik [Bang Jonthon)
Dalam waktu lama batu menjadi pasir
Pasir bertabur di pantai begitu indahnya
Keluarga ini harus beli banyak sisir
Dan jangan cukur Mas Garik, ganteng rambutnya

Tentang Pernikahan Mbak Annisa dan Mas Garik [Mas Rizal)
Warna merah salah satu warna batu akik.
Sering dijual dengan mahal harganya.
Selamat menikah untuk Mbak Annisa dan Mas Garik.
Semoga setia dan bahagia selamanya.

Tentang Keluarga Mbak Annisa dan Mas Garik [Bang Jonthon]
Ada kencur madura bagus untuk kesehatan manusia
Biasanya dicobek-cobek dengan batu
Semoga adventure time Mbak Annisa suka menontonnya
Karena anaknya akan didoktrin dengan program itu

Bangkok Bab Baru

(Ifan)
Keliling pasar mencari nyonya,
nyonya tersenyum sungguh menawan.
Hati resah selalu bertanya,
semoga baik kabarmu kawan.

(Michael)
Keliling pasar menjadi lelai,
ternyata tiada buah nanas.
Kabar baik dari Muangthai,
bersyukur cuacanya panas.

———000——–

(Michael)
Sakit perut sampai badan meretek,
diobati dengan biji-biji semangkok.
Tahukah tuan keperluan pengkretek,
tembakau dan cengkeh menjadi rokok.

(Ifan)
Tanah liat menjadi bata,
jatuh ke kaki menjadi luka.
Tuan tak perlu mengelurkan kata,
keinginan tuan bisa diterka.

Bab Baru Bangkok

(Nina)
From Rawamangun to Cali,
From Indonesia to the U.S of A.
Selamat Ulang Tahun Michael Kelley,
Panjang Usia Sehat Sentosa.

(Michael)
Musim semi beruang bangun,
langsung memancing di kali.
Berulang tahun ingin mi bihun,
apa lagi dengan buah biji jali.

Final Days 2013

(Ifan)
Bangun pagi baca surat kabar,
sambil ngopi di minggu yang tenang.
Sudilah tuan memberi kabar,
hari ini apakah ke Jatijajar tuan akan datang.

(Michael)
Bangun pagi mengkretek dan ngopi,
untuk membaca sms kacamata dicari.
Hari ini memang kami akan pergi,
menuju ke Jatijajar pada siang hari.

(Ifan)
Orang baik pastilah disayang,
sehabat sejati takkan dilupakan.
Kalau memang tuan akan datang,
tentulah makan siang akan kami siapkan.

Pantun ULTAH

(Ifan)
Lagu lama lagu nostalgia,
bila didengar hanyutlah perasaan.
Dengan penuh rasa bahagia,
selamat ulang tahun kami haturkan.

(Michael)
Lagu lama penuh nada mesra,
liriknya mengandung anjuran.
Dengan penuh rasa gembira,
saya menyambut ucapan tuan.
——-000——-
(Ifan)
Kenari menari di dahan akasia,
tak takut jatuh ia melangkah.
Sering bertambahnya usia,
semoga hidupmu menjadi berkah.

(Michael)
Penari menari di atas panggung,
para penonton makan jagung.
Kehidupan berlalu seperti degung,
berhenti pas bunyi gong agung.
——-000——-
(Ifan)
Petani kecil menanam kerambah,
esok hari tumbuh tunasnya.
Hari ini usia bertambah,
semoga kebahagiaan menyertainya.

(Michael)
Petani tua malas bercukur,
tidur siang sambil berdengkur.
Makin berumur makin bersyukur,
persahabatan tuan tak bisa diukur.
——-000——-
(Ifan)
Raja bertakhta di singgasana,
menangkap penjahat seperti hama,
Tanyalah dirimu dengan bijaksana,
sudahkah hidupmu berguna bagi sesama.

(Michael)
Tahukah tuan nasib raja egois,
dibenci rakyatnya dan mati sendiri.
Kebijaksanaan sangat sulit dilukis,
tandanya adalah keadilan abadi.
——-000——-
(Ifan)
Menanam padi di tanah tinggi,
padi menguning wajah berseri.
Hujan dan panas silih berganti,
pershabatan denganmu tersimpan abadi.

Anak gembala riang berlari,
sampai lupa membawa cemeti.
Walau hamba menunggu sehari,
tuan menyejukkan hati.

Sepasang elang terbang berdua,
menyelinapindah di sela awan.
Hitungan hari saja tidakbersua,
resah bertanya mana kawan.

Habis Pacaran

Gandum akan agak ribut
Sambil digiling sampai tepung
Aku rindu kulitmu yang lembut
Dan sikapmu yang mendukung

Keringat Teringat

(Michael)
Hawa lembap mengundang keringat,
bernaung di bawah pohon nangka.
Rencana tuan baru teringat,
bagaimana kabar Pulau Bangka?

(Ifan)
Tuan berpantun dengan kata,
silaturahmi terjalin menahan petaka.
Shelie pergi ke luar kota,
hamba tak jadi ke Pulau Bangka.

(Ifan)
Undangan disebar tamu kan datang,
raja menunggu di singgasana,
bila tak ada aral menghalang,
19 April hamba ke sana.

(Michael)
Kejayaan sang raja makin berkurang,
tidak patut pada zaman mutakhir.
Semoga tak ada aral menghalang,
agar tuan bisa pergi tanpa pikir.